search

Solo The Spirit of Java

Solo The Spirit of Java
Welcome to my blog
Share |
Tampilkan postingan dengan label indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label indonesia. Tampilkan semua postingan

Perkembangan Sepakbola Di Solo

Sepakbola, mungkin jika kita mendengar kata-kata itu tidak akan asing ditelinga kita, karena olahraga yang satu ini sangat digemari ditanah air kita ini, baik itu oleh kaum remaja, orangtua bahkan anak-anak. maka tidak ada salahnya jika kita sedikit menyimak perkembangan sepakbola di Kota kita yaitu Surakarta atau lebih di kenal dengan sebutan Solo.

Sebenarnya perkembangan sepakbola di Solo sekarang ini sudah menuju kearah yang lebih baik bila dibandingkan dengan perkembangan ditahun-tahun sebelumnya, dimana sekarang ini klub Persis Solo sudah berada di liga ti-phone atau divisi utama, walaupun dalam liga tersebut terdiri dari tim-tim kelas dua di Indonesia , tetapi persaingan menuju tahta juara lebih seru dari pada liga super indonesia yang merupakan liga nomer wahid di Indonesia.

Ketiadaan Dana membuat Persis Solo Harus terseok-seok di dua Tahun terakhir ini. Di Solo terdapat Stadion Megah yang di beri nama Gelora Manahan ini yang sekaligus menjadi kandang Persis Solo tak membuat Persis Solo Berjaya. Tak adanya pemain asing dan pemain bintang Menjadi alasan Persis Solo sehingga harus rela turun kasta ke divisi 1 musim depan. Pasoepati pun banyak yang bersedih melihat tim kesayangannya terdegradasi. Walaupun terdegradasi Pasoepati akan selalu mendukung Persis Soloselamanya.

Inilah gambar Stadion Manahan Dari Atas


Megah bukan??tentunya megah karna kita wong solo harus bangga mempunyai Stadion seperti itu.









Inilah Suporter dari Persis Solo yang bernama Pasoepati . Stadion tersebut penuh sesak dipadati ribuan pasoepati












Glory Glory Persis Solo , Semoga Menjadi Tim Yang Lebih baik.
»»  Baca Selengkapnya...

PSSI di Daerah pun Harus Direformasi

Palembang - Aliansi Pendukung Reformasi PSSI (APRP) bertekad meneruskan aksi dan berkampanye menurunkan Nurdin Halid sebagai ketua umum PSSI. Tak cuma PSSI pusat, yang di daerah pun harus direformasi.

"Jika Nurdin Halid mundur itu bukan berarti persoalan PSSI sudah selesai. Nurdin berkuasa lantaran didukung oleh para pengurus PSSI di daerah. Jadi revolusi PSSI bukan sebatas menurunkan Nurdin tapi juembersihkan orang-orangnya yang berada di daerah," kata Ruspanda Karibullah dari APRP, dalam sebuah perbincangan dengan pers di Palembang, Senin (28/02/2011).

Menurut Ruspanda, sistem yang bobrok di PSSI itu tidak mungkin dilakukan oleh satu orang. "Logikanya, jika daerah menentang Nurdin, pasti dia tidak akan diusung kembali menjadi calon ketua. Ini artinya Nurdin Halid merupakan tokoh yang dilahirkan orang-orang yang tidak benar. Jadi tidak fair juga jika hanya menyalahkan Nurdin Halid. Semua pengurus PSSI bertanggungjawab, termasuk yang ada di daerah," ujarnya.

Beberapa hal yang menjadi sikap yang sama di tingkat PSSI yakni penggunaan anggaran negara dalam menghidupkan sebuah klub sepakbola profesional. "Ada semacam perjuangan yang sama di kalangan mereka mengenai kebutuhan itu," ujarnya.

Dan, lanjutnya, inti persoalan PSSI itu terletak pada penggunaan anggaran negara tersebut.

"Kalau mereka tidak menggunakan anggaran negara mungkin orang tidak mempersoalkannya. Tapi, karena menggunakan anggaran negara dengan sikap mereka yang lebih takut sama FIFA dibandingkan pemerintah maupun rakyat Indonesia. Itu menjijikan. Enak saja mereka itu, sudah menggunakan uang negara tapi justru tunduk pada FIFA. Tapi jangan-jangan FIFA yang dijadikan tameng, artinya bukan kehendak FIFA sesungguhnya," kata Ruspanda.

Menurut Ruspanda hari ini Senin (28/02/2011) aksi menuntut reformasi PSSI di Palembang istirahat sejenak. "Besok atau lusa aksi kembali digelar. Bentuknya akan lebih kreatif," ujarnya.
»»  Baca Selengkapnya...

Akhir April, Piala Indonesia 2011 Digelar

PT Liga Indonesia memastikan Piala Indonesia (PI) 2011 akan dimulai pada akhir bulan April yang diikuti 32 klub Indonesia.

Rincian 32 klub tersebut yakni 15 klub dari Liga Super Indonesia (LSI) dan Divisi Utama, sedangkan dua klub lainnya merupakan finalis dari Divisi I.

Mundurnya tiga klub dari LSI yang berkiprah di Liga Primer Indonesia (LPI) yakni Persibo Bojonegoro, Persema Malang dan PSM Makassar, membuat klub yang berasal dari Divisi Utama mengalami penambahan kuota sebanyak tiga klub.

”Jumlah peserta tidak berubah. Babak 32 besar tetap dimulai April dan kami masih memberlakukan sistem home tournament,” kata CEO PT Liga Indonesia, Joko Nuryono.

"Diperkirakan, babak 16 besar baru selesai pada Juni atau awal Juli karena kami harus membagi waktu dengan gelaran putaran kedua LSI. Sedangkan babak delapan besar hingga final, akan digelar September setelah Hari Raya Idul Fitri,'' lanjut Joko.

Di babak 32 besar, klub akan terbagi delapan grup. Klub unggulan pada PI sebelumnya yang menjadi tuan rumah, seperti SFC, Arema, Persela Lamongan, juga Pelita Jaya tetap sama seperti tahun ini.

”Kami terinspirasi regulasi Piala AFF 2010. Laga semifinal sampai final digelar secara home and away. Cara ini akan mengatrol jumlah penonton karena selama ini suporter baru sebatas fanatik terhadap klubnya, belum pada sepakbola secara umum. Sebelumnya semifinal dan final digelar di satu tempat dan jumlah penonton tidak maksimal,” ungkap Joko.

Bukan hanya status laga semifinal dan final, PT LI juga merencanakan penghapusan posisi ketiga pada PI kali ini.

Seandainya musim depan Indonesia mendapat kuota sama di Asia, juara PI akan bermain di play-off LCA. Mereka langsung merumput di Piala AFC, bila gagal melewati babak play-off LCA.

"Gelaran PI 2011 ini akan selesai pada bulan November," tutupnya.
»»  Baca Selengkapnya...

Pidato 'Bung Tomo' Turunkan Nurdin Halid

Gerakan suporter sepakbola Indonesia yang ingin menggulingkan Nurdin Halid dari tampuk kekuasaan PSSI belum ada tanda-tanda surut. Aksi terbaru, suporter mendompleng video yang menggambarkan pahlawan revolusi Bung Tomo untuk menyuarakan revolusi di PSSI.

"Merdeka! Saudara-saudara pecinta sepakbola di seluruh Indonesia," demikian kalimat pembuka dari video yang diunggah di YouTube tersebut, dengan gaya bak orator kemerdekaan.

Inti dari video tersebut bisa ditebak, yaitu menyayangkan lolosnya Nurdin jadi bakal calon ketua umum PSSI serta menginginkannya untuk tak lagi memimpin PSSI.

Pengusaha asal Makasar tersebut dianggap telah gagal selama ini dalam menakhodai induk olahraga sepakbola nasional, serta memiliki rekam jejak buruk lantaran pernah mendekam di bui.

Suara yang dilontarkan memang sama dengan kebanyakan suporter yang telah berdemo selama ini. Namun cara yang disampaikan dari video ini terbilang unik. Sebab, menggunakan Bung Tomo layaknya orator yang menginginkan Nurdin turun.

Tampilan video ini pun coba mengikuti zamannya Bung Tomo yang jadoel. Yakni disampaikan dengan balutan warna hitam putih seperti video-video yang diproduksi di jaman penjajahan.

Padahal jika disimak, video bertajuk 'Pesan Bung Tomo untuk Suporter Indonesia' itu mengambil cuplikan gambar peristiwa-peristiwa masa kini, termasuk video mengenai semaraknya para suporter Indonesia serta potongan pertandingan kala Indonesia menghadapi Malaysia pada Piala AFF beberapa waktu lalu.

Akhir kata, para suporter diminta bersatu untuk melakukan revolusi dalam tubuh PSSI. "Jangan cuma bisa teriak dalam pertandingan," pungkas video tersebut.
»»  Baca Selengkapnya...

2012, APBD Duo Klub Ibukota Dihapus

Dua klub ibukota yakni Persija Jakarta dan Persitara Jakarta Utara, dipastikan takkan dapat kucuran dana APBD lagi di tahun 2012 mendatang.

Penghapusan anggaran ini sesuai dengan kebijakan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) yang menginstruksikan daerah untuk menghentikan bantuan anggaran dari APBD kepada klub sepakbola daerah. Aturan baru tersebut dikeluarkan pada Januari 2011 tentang penghentian dana APBD untuk klub sepakbola pada 2012.

Selanjutnya, Pemprov DKI akan mempelajari operasionalisasi klub sepakbola yang ada di bawah naungan mereka dan anggaran klub sepakbola itu dikelola oleh lembaga masing-masing.

"Kami harus patuh terhadap aturan baru tersebut. Tapi, kami tidak bisa membiarkan mereka berjalan tanpa solusi. Karena itu, kami akan carikan solusinya agar klub ini tetap hidup dan berkembang dalam meraih prestasi," ungkap Wakil Gubernur DKI Jakarta, Prijanto .

Sementara itu Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) DKI Jakarta, Sukri Bei, mengatakan, BPKD bersama Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta saat ini tengah mempelajari berbagai kemungkinan menyangkut kehidupan klub sepak bola di DKI Jakarta.

"Salah satu solusi, kami akan buat sebuah lembaga yang akan mengelola operasional Persija dan Persitara," tuturnya.

"Untuk 2011, Persija dan Persitara masih mendapatkan bantuan hibah dari APBD DKI 2011. Namun, anggaran yang dikeluarkan tidak sebesar tahun sebelumnya. Jika Persija mendapatkan anggaran sebesar Rp. 36 miliar pada 2010, pada 2011, hanya Rp20 miliar saja," lanjutnya.

Sedangkan Persitara, tahun ini hanya mendapatkan bantuan hibah sebesar Rp.1 miliar dan jumlahnya lebih kecil dari tahun ini.

Bantuan itu berbentuknya hibah yang diserahkan melalui Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).
»»  Baca Selengkapnya...

Pasoepati Kembali Nglurug Senayan

uforia kemenangan Timnas Indonesia atas Timnas Malaysia membuat animo suporter kembali bergairan untuk datang ke Stadion Senayan. Tak terkecuali suporter asal Solo, Pasoepati.

Kemarin sore (2/12) ratusan pasoepati berangkat dari stasiun jebres terlihat berangkat menuju kota jakarta. Dengan ciri khas warna merah mereka terlihat memadati gerbong senja utama.

Pasoepati yang berasal dari wilayah solo akan berkumpul di senayan dengan pasoepati wilayah jawa timur, jawa barat dan sumatera di bawah koordinasi Pasoepati jakarta.

»»  Baca Selengkapnya...

Persis Lakukan Pembenahan Tim

Persis Solo akan melakukan pembenahan tim pasca melakoni hasil buruk di dua laga tandang saat dicukur Gresik United dan Mitra Kukar dengan skor yang sama, 4-0 beberapa waktu lalu. Dua hasil buruk yang didapat anak asuh pelatih Inyong Lolombulan ini tentu membuat jajaran manajemen Persis harus segera melakukan tindakan. Melalui asisten manajer Totok Supriyanto mengungkapkan, bahwa Laskar Samber Nyawa harus segera mungkin melakukan pembenahan tim jelang melakoni laga tandang ke tiga melawan Persemalra Tual di Maluku Utara.

Manajemen akan melakukan evaluasi final setelah laga melawan Persemalra Tual.

Pe

Tahap awal sudah dilakukan manajemen dalam membenahi tim Persis saat ini, diantaranya melakukan sharing pada seluruh pemain tentang semua permasalahan yang dimiliki baik itu internal tim atau masalah pribadi. “Seluruh pemain sudah bicara satu-persatu dari kiper hingga striker tentang semua permasalahan mereka”, ungkap pelatih persis Inyong Lolombulan.

Hasilnya? Ketidakpercayaan diri pemain menjadi faktor, selain juga kurangnya komunikasi antar pemain/antara pelatih dan pemain di dalam lapangan. Menurut Inyong, kendala pemain saat melakoni hasil buruk di luar kandang adalah karena pemain merasa tidak percaya diri dan minder ketika menghadapi lawan yang kemampuannya di atas mereka. “Mungkin karena melihat lawan yang bermaterikan pemain dengan kemampuan di atas mereka maka membuat anak-anak minder”, ungkap Inyong.

Asisten Manajer Persis Totok Supriyanto pun mengungkapkan, proses final evaluasi dan pembenahan tim akan dilakukan setelah Persis melakoni laga tandangnya ke kandang Persemalra Tual. “Kami akan melihat hasil perkembangan Persis setelah bentrok lawan Persemalra. Karena menurut kami, Persis dan Persemalra memiliki kekuatan yang hampir sama. Jadi akan kami lihat setelah laga tersebut”, pungkas Totok.
»»  Baca Selengkapnya...

Solo FC Ditantang Persema

Solo FC akan jalani laga pamungkas babak pra musim Liga Primer Indonesia (LPI-red) saat ditantang Persema sore (6/12) ini di stadion Manahan, Solo. Laga pamungkas ini akan dimanfaatkan oleh kedua kubu untuk terus mengasah bentuk permainan dan adaptasi antar pemain di lapangan. Asisten Pelatih Solo FC Hong Widodo mengungkapkan, bahwa timnya akan memanfaatkan kesempatan uji coba pra musim ini untuk terus mengasah kemampuan para pemainnya.

“Kami hanya memiliki waktu yang sedikit dan mepet untuk membentuk tim, jadi ajang ini betul-betul kami manfaatkan”, katanya.

Alfredo Figueroa (merah) belum tunjukkan performa terbaik. (Foto: Babhe)

Ditambahkan oleh Hong, dirinya mengisyaratkan untuk menurunkan seluruh pemainnya pada pertandingan nanti. Beberapa pemain yang tidak turun pada laga melawan Medan Chiefs akan diberikan kesempatan oleh legenda Persis Solo tersebut. “Ajang uji coba memang paling tepat untuk mencoba kemampuan seluruh pemain. Yang jelas, skema 3-5-2 akan kami pertahankan agar seluruh pemain cepat beradaptasi dengan formasi tersebut”, terang Hong Widodo.

Sementara itu, ada satu pemain asing yang memutuskan untuk mundur dari seleksi Solo FC. Dia adalah Antonio Telles. Striker asing tersebut pada laga perdana melawan Medan Chiefs sempat diturunkan oleh Hong di paruh babak ke dua, namun penampilannya belum cukup baik dimungkinkan minimnya adaptasi di lapangan dengan pemain lainnya. “Antonio Telles memutuskan mundur dari tim sejak kemarin”, kata Hong.

Berarti saat ini masih tersisa empat pemain asing yaitu Sergei Livtinov (bek/Rusia), Domingo Miguel (gelandang/Paraguay), Nelson Chapurro (striker/Chili) dan Alfredo Figueroa (striker/Paraguay). Dituturkan lagi oleh Hong Widodo, ke empat asing tersebut masih dalam tahap seleksi oleh pelatih kepala Branko Babic. Nantinya, Babic lah yang akan memutuskan apakah akan memakai ke empat pemain asing tersebut atau mencoretnya dari tim. Sebenarnya masih ada satu kiper asing Aleksander Vrteski yang akan dilihat kemampuannya, tetapi saat ini yang bersangkutan masih menyelesaikan sisa pertandingan bersama klub asalnya Perth Glory (Australia)
»»  Baca Selengkapnya...

Sore Ini Persis Solo Bertolak Ke Maluku

Para punggawa Persis Solo sore ini akan bertolak menuju Tual maluku untuk melakoni partai tandang melawan tuan rumah Persemalra Tual. Perjalanan panjang dari Solo menuju Tual di prediksi akan menguras fisik para pemain.

Prasetya Danu, Akan menjalani perjalanan melelahkan menuju Maluku

Skuad Persis akan berangkat dari Bandara Adi Sumarmo solo menuju jakarta baru kemudian bertolak ke Ambon, kemudian kembali melanjutkan perjalanan menuju Tual dengan Pesawat kecil.

Perjalanan yang melelahkan ini harus di jalani para punggawa Persis Solo untuk menghindari sangsi dari PSSI jika tidak menghadiri laga tandang di Tual.

Ketika redaksi menghubungi pemain, mereka berharap bisa memberikan yang terbaik untuk persis Solo. ” Doakan kami selamat sampai tujuan dan bisa meraih angka di maluku” jelas Prasetya danu.

»»  Baca Selengkapnya...

Tim Persis Solo Tiba Di Tual

Setelah melakoni perjalanan panjang selama 15 jam, akhirnya para punggawa laskar Sambernyawa tiba di Tual maluku. Sekitar pukul 08.30 wib tadi pagi para pemain sudah sampai di hotel tempat mereka menginap selama di maluku.

Semua Pemain dan official tim tiba di maluku dalam keadaan sehat, hanya mereka di landa kelelahan karena perjalanan jauh ini. Seperti yang di ungkapkan Prasetya Danu kepada redaksi.

” Perjalanan ke Tual begitu melelahkan, namun kami siap berusaha mendapatkan poin di Tual, mohon doanya dari Pasoepati” ungkap Pras Danu.

Rencananya sore nanti Tim Persis Solo akan menjajal stadion tempat mereka menghadapi Persemalra. Pertandingan Persemalra melawan Persis Solo sendiri akan berlangsung besok kamis (9/12) mulai pukul 14.30 Wib

»»  Baca Selengkapnya...

Butuh Motivasi Lebih

Kick off laga Persis Solo melawan Perseman hanya menyisakan 4 hari lagi. Penampilan atraktif yang sempat di tunjukan skuad Laskar Sambernyawa saat beruji coba dengan PSIS Semarang ternyata tidak bisa di pertahankan.

Dihuni banyak pemain muda yang masih minim pengalaman membuat para pemain senior harus bekerja lebih keras untuk menutup kekurangan tim.

Masuknya Imam Rochmawan jelas membuat lini tengah Persis Solo lebih bisa mengatur tempo permainan, namun hal itu tidak bisa di imbangi barisan lini depan yang masih terlalu bertumpu dari zaenul hidayat.

Butuh Motivasi

Para pemain saat ini butuh motivasi lebih agar bisa menutupi kekuranganya. Motivasi yang bisa saja datangnya dari mereka sendiri untuk bermain lebih baik. Pertanyaanya adalah siapa yang bisa mengangkat motivasi mereka?

Dari sharing dengan beberapa pihak, Redaksi berani menyimpulkan kalau motivasi dari Pasoepati menjadi kekuatan yang ampuh bagi pemain.

” Kami berterima kasih pada dukungan pasoepati yang tak pernah berhenti, Musim ini kami berharap pada Pasoepati untuk terus memberikan dukungan dan motivasi untuk Persis Solo ” jelas Sukisno, asisten pelatih Persis.

»»  Baca Selengkapnya...

Persis Datangkan Mantan Gelandang Persiku

Persis Solo nampaknya akan lebih memprioritaskan lini tengah. Hal tersebut berkaitan dengan datangnya seorang pemain di lini tengah yang musim lalu memperkuat Persiku kudus M. Budiana. Pria kelahiran 16September 1976 tersebut akan dicoba kemampuannya di lini tengah bersama Marwan Lestaluhu, Akhyar ilyas dan Nanang Kuswoyo.

Zainul Hidayat butuh pemain yang bisa mengimbanginya di lini depan

Pemain bernama lengkap Muchamat Budiana ini termasuk pemain yang berpengalaman yang akan dicoba untuk mendampingi skuad muda Persis solo musim ini. Sebelum Persiku, M Budiana juga sempat bermain di Persikaba Blora di musim 2008/2009.

Pelatih Persis Solo Inyong Lolombulan menegaskan bahwa akan tetap mencoba M Budiana, apakah dia layak bermain untuk Persis Solo musim ini atau tidak. Sementara itu, Persis masih membutuhkan pemain matang yang akan beropasi di lini belakang dan lini depan. “sementara ini belum ada yang bisa menjadi tandem Zainul di depan, belum ada yang bisa menngimbangi Zainul” ungkap Inyong.
»»  Baca Selengkapnya...

19 dan 23 Menjadi Ujian Awal Persis

Persis akan menjalani laga pertamanya di Divisi Utama musim ini tiga hari mendatang. Tepat tanggal 19 November Persis akan menghadapi Perseman Manokwari, dan selang empat hari kemudian Persis solo akan menghadapi tim Papua lainnya yaitu Persiram Raja Ampat.

Persis yang terhitung kurang matang dalam persiapan mengaku optimis dalam menghadapi dua laga tersebut. “kami akan maksimalkan dua laga kandang, hasil yang bagus di kandang akan memotivasi anak-anak untuk main tandang nantinya” ungkap Inyong.

Persis yang kini dihuni oleh kombinasi pemain muda seperti Zainul Hidayat serta Imam rochmawan yang akan digunakan pengalamanya diharapkan bisa mengungguli pemain-pemain dari Perseman yang sudah malang melintang di Liga Indonesia seperti Timotius Bonay dan Jendry Pitoy.

Tim asal Papua lainnya, Persiram Raja Ampat yang musim lalu berada di peringkat empat Divisi Utama akan menghadapi PPSM Magelang terlebih dahulu sebelum berlabuh ke kota Solo untuk menjajal laskar Sambernyawa. Banyaknya pemain asing Persiram seperti Yusuke Sasa asal Jepang dan Mbom Julien asal kamerun nampaknya akan menghantui pemain-pemain lokal Persis.

Sementara itu pemain-pemain berpengalaman terus berdatangan ke Solo untuk mengikuti latihan bersama Haryadi Dkk. Selain M. Budiana, Persis akan kedatangan pemain yang beroperasi di lini belakang. “mungkin empat atau lima pemain akan datang lagi besok, kami mohon doa restu masyarakat Solo agar musim ini lebih baik dari kemarin” ungkap inyong. (AK)

»»  Baca Selengkapnya...

Aleks Vrteski merapat ke Solo FC

Aleksander Vrteski, penjaga gawang asal klub Perth Glory Australia dikabarkan akan segera merapat ke Solo untuk bermain bersama Solo FC. Hal ini diungkapkan oleh CEO Solo FC Kesit Budi Handoyo, bahwa pada hari ini (16/11), Vrteski dijadwalkan tiba di Solo. “Sebenarnya Aleks sudah berada di Jakarta sejak Senin (15/11), dan baru akan diantar ke Solo besok (16/11)”, ujar Kesit kemarin.

Kesit kembali menjelaskan, bahwa manajemen Solo FC belum berani untuk membicarakan kontrak kerja. “Kedatangan Aleks ke Solo hanya ingin melihat dahulu suasana kotanya, seperti apakah Solo. Kami berharap Aleks bersedia bermain untuk Solo FC”, jelas Kesit lagi.

Aleks Vrteski, penjaga gawang kelahiran 28 September 1988 ini pernah memperkuat Australia U-17 di Piala Dunia yang diselenggarakan di Peru, dan memperkuat Macedonia U-21 di Piala Eropa.

»»  Baca Selengkapnya...

Kamis, Persis Solo Di Launching

Skuad Persis Solo akan di perkenalkan ke publik besok siang, kamis (18/11) di pendapi Gede Balaikota Surakarta. Kepastian ini di dapat setelah redaksi berhasil menghubungi sekretaris manajer Persis Solo, Sapto JP, melalui ponselnya.

” Kamis siang (18/11), mulai jam 11.00 Wib Persis Solo musim 2010 siap untuk di launching” jelas Sapto.

Pasoepati yang ingin hadir memberikan dukungan pada pemain Persis Solo di persilahkan datang di acara launching. ” Silahkan Pasoepati datang ke acara launching, kami butuh dukungan pasoepati untuk memberikan semangat pada para pemain” jelas Sapto.
»»  Baca Selengkapnya...

Tiga Pilar Persis Masih Cidera

H-2 laga perdana Divisi Utama 2010 melawan Perseman Manokwari ternyata membuat pelatih Inyong Lolombulan harap-harap cemas. Pasalnya tiga pemain pilar Persis Solo musim ini yaitu Akhyar Ilyas, Marwal Lestaluhu dan Zainul Hidayat masih menngalami cidera.

Ahyar Ilyas dan Marwal Lestaluhu mengalami cidera pasca pertandingan uji coba melawan PSIS Semarang beberapa waktu yang lalu. Sedangkan, Zainul Hidayat harus segera memulihkan kaki kirinya setelah menghadapi Persiba Bantul minggu lalu.

Pelatih Inyong Lolombulan sangat berharap kesembuhan mereka di laga perdana Persis Solo melawan Perseman Manokwari Jumat nanti. “tenaga mereka dibutuhkan, semoga bisa fit hari jumat” ungkap Inyong. Mengenai lawan yang akan dihadapi, Inyong mengaku buta akan kekuatan lawan, namun dia dan anak asuhnya optimis bisa memenangkan laga awal meskipun lawan mereka mempunyai kualitas yang lebih bagus.

Menurut Inyong, beberapa pemain belum bisa menggantikan peran mereka terutama di lini depan, kemampuan Fajar dan Diego belum mampu menggantikan Zainul di lini depan.

Sementara itu, dua pemain baru mengikuti latihan sore tadi,antara lain M.Budiana selaku gelandang penyerang kemungkinan akan dimasukkan ke dalam skuad Laskar Sambernyawa musim ini karena Inyong tertarik dengan permainan lincah dan tendangan keras layaknya Yuniarto Budi itu.
»»  Baca Selengkapnya...

Satu Tekad Untuk Kemenangan Perdana

Pelatih Inyong dan para pemain satu tekad demi kemenangan perdana (Foto: BS)

Persis Solo siap tempur di laga perdananya melawan Perseman manokwari besok sore. Hal tersebut diungkapkan pelatih kepala Inyong Lolombulan kepada Pasnet, Inyong mengaku telah menyiapkan kerangka dan strategi tim untuk melawan Perseman. Tendangan dari bola-bola mati juga akan dimaksimalkan oleh Laskar Sambernyawa nantinya setelah Inyong mengintensifkan latihan tendangan kemarin sore.

“kami siap tempur, saya sudah menyiapkan pemain dan strategi pengganti jika Marwal, Akhyar dan Zainul tidak bisa dimainkan” ungkap Inyong. Inyong mengaku telah berkomunikasi dari hati ke hati dengan para pemain sebelum melakukan latihan kemarin sore. Mereka siap mati-matian demi kemenangan, tak lupa Inyong meminta doa restu masyarakat Solo khususnya Suporter Pasoepati demi kemenangan besok.

“kami minta doa restunya kepada masyarakat Solo khususnya Suporter Pasoepati di laga besok dan kompetisi tahun ini, saya akan berusaha semaksimal mungkin agar Persis lebih baik dari tahun kemarin” Ungkap Inyong.

»»  Baca Selengkapnya...

Uji Coba Lawan Timor Leste, Jajaran Pelatih Kecewa

Jajaran pelatih timnas senior merasa kecewa dengan batalnya uji coba melawan Filipina dan Kamboja. Begitu juga dengan Timor Leste yang menjadi pengganti kedua tim tersebut.

Walau di level junior Timor Leste membuat kejutan, tidak demikian di level senior. Saat ini, Timor Leste menempati peringkat 201 di daftar ranking FIFA. Pada kualifikasi Piala AFF bulan lalu, Timor Leste menjadi juru kunci di bawah Laos, Filipina dan Kamboja.

“Saya pikir Timor Leste kurang bagus. Tapi karena hanya mereka yang bersedia, kami akan jalani saja. Mau bagaimana lagi, kami akan maksimalkan uji coba ini,” ujar asisten pelatih timnas senior Wolfgang Pikal.

Sebelumnya, pelatih timnas senior Alfred Riedl mengaku kecewa dengan pembatalan uji coba melawan Filipina dan Kamboja. Riedl berharap uji coba bisa mengukur kemampuan tim besutannya menjelang Piala AFF.

Jika batal menggelar uji coba, Riedl memilih melakukan sparing partner sesama pemain timnas, dibandingkan latih tanding dengan klub-klub. Ia akan membagi timnya menjadi dua grup.

“Saya tidak mau melakukan uji coba melawan klub lokal, karena mereka cenderung bermain keras. Saya paling hanya melakukan sparing partner sesama pemain,” kata Riedl.
»»  Baca Selengkapnya...

Dendi Optimis Jadi Skuad Inti

image
Dendi Santoso (dua dari kiri), berlatih di bawah guyuran hujan. (Bayu Marhaenjati/Bolanews.com)

Siapa yang bakal mengisi posisi depan Timnas Indonesia, masih menjadi teka-teki. Merespon hal itu, sebagai pemain muda yang diplot menggantikan Boaz Salossa, Dendi Santoso mengaku optimis bisa menjadi skuad inti.

“Tidak ada masalah menjalani adaptasi di timnas. Semua berjalan dengan baik. Saya optimis menjadi skuad inti,” ujar Dendi usai menjalani latihan, di Lapangan Timnas, Senayan, Jakarta, Selasa (16/11).

Lebih lanjut Dendi mengatakan, sosok Boaz menjadi motivasinya untuk bekerja keras di timnas. “Boaz pemain bagus. Ia motivasi saya untuk berlatih dengan giat dan bekerja keras di timnas.”

Sementara itu, merespon penampilan Dendi di Pemusatan Latihan (TC) III, pelatih Alfred Riedl mengaku cukup puas. Dendi merupakan pemain muda yang punya talenta bagus. "Dia masih muda. Selama latihan, dia menunjukan kemampuan yang bagus. Kita lihat saja perkembanganya ke depan," kata Riedl.

Dendi merupakan pemain binaan Arema FC. Sejak 2004, beberapa kompetisi diikuti bersama Arema. Prestasi terbaiknya ketika menimba ilmu di akademi Arema adalah membawa Arema U-18 juara Piala Soeratin Liga Remaja Nasional (LRN).

Tahun 2007, ia masuk skuad U-21 Arema. Putaran dua Liga Super Indonesia 2008/2009, merupakan debutnya membela tim senior arema. Penyerang sayap adalah posisi favoritnya.

»»  Baca Selengkapnya...

Peluang Boaz Bela Merah-Putih Tipis

image
Pelatih Timnas Indonesia, Alfred Riedl. (Arief Bagus/BOLA)

Pelatih Alfred Riedl menyatakan, peluang Boaz Salossa merumput bersama Timnas Indonesia sangat tipis. Boaz hanya punya peluang, jika empat dari lima penyerang yang ada mengalami cedera secara berbarengan.

“Tidak mungkin Boaz bergabung. Kemungkinannya sangat tipis. Boaz baru akan dipanggil, jika empat dari lima penyerang yang dimiliki timnas berbarengan dibekap cedera,” ujar Riedl kepada wartawan, usai memimpin latihan, di Lapangan Timnas, Selasa (16/11).

“Dengan begitu, menurut saya sangat tidak mungkin Boaz bisa bergabung. Saat ini, kami punya lima pemain penyerang. Dan saya akan memaksimalkan mereka,” tambah Riedl.

Sebelumnya, Badan Tim Nasional menyatakan, Boaz masih berpeluang membela Merah-Putih bersama timnas. “Boaz masih punya kesempatan bermain. Dia masuk ke dalam daftar 30 pemain yang sudah kami daftarkan ke AFF. Namun status dia waiting list atau masuk daftar pemain pengganti,” ujar Deputi Bidang Teknis, Badan Tim Nasional, Iman Arif.

“Kalau ada pemain dengan posisi penyerang yang mendapat penilaian kurang bagus di TC, uji coba, atau penyerang itu mengalami cedera, maka Boaz punya kesempatan dipertimbangkan mengganti posisinya. Namun, dengan catatan selama ada komitmen jelas untuk Merah-Putih,” tambah Iman.

"Artinya sewaktu-waktu Boaz bisa saja dipanggil timnas. Tapi itu semua tergantung penilaian dan keputusan pelatih Alfred Riedl. Saya memberi hak sepenuhnya kepada Alfred untuk mengatur skuadnya,” pungkas Iman.

»»  Baca Selengkapnya...
Yahoo bot last visit powered by  Ybotvisit.com bola-mania-football.blogspot.com 2010-11-09 monthly 0.5